Pemkab Lebak Dorong Wisata Untuk Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

Lebak, Banten – Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mendorong destinasi wisata dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat di daerah itu.

Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Luli Agustina di Lebak, Kamis, menyatakan potensi destinasi wisata di daerah ini memberikan daya ungkit cukup besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sehingga pemerintah daerah dalam RPJM itu fokus kebijakan sektor pariwisata, dimana potensi 228 destinasi wisata itu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga penyerapan lapangan pekerjaan.

Saat ini, kata dia, pihaknya tengah melakukan pembinaan dan sosialisasi terhadap pelaku usaha wisata maupun masyarakatbguna mendukung pariwisata.

Destinasi wisata Lebak terbagi empat antara lain wisata alam, wisata religi, wisata buatan dan wisata budaya.

Potensi destinasi yang sudah mendunia di antaranya wisata budaya masyarakat Badui, wisata alam pesisir Pantai Sawarna yang cocok untuk permainan Selancar.

Sebab, gelombang Pantai Sawarna cukup tinggi dan menarik bagi wisatawan mancanegara.

Selain itu juga panorama alam yang indah wisata Negeri di Atas Awan.

“Kami optimistis destinasi wisata Lebak itu kedepan banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, sehingga mampu menyumbangkan ekonomi bagi masyarakat setempat,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan,kehadiran destinasi wisata tersebut tentu dapat melahirkan klaster ekonomi baru bagi masyarakat sehingga dapat mengatasi kemiskinan ekstrem.

Saat ini, pelaku usaha ekonomi kreatif tumbuh dan berkembang, seperti aneka kerajinan makanan, juga kerajinan masyarakat Badui.

“Kami berharap dengan tumbuhnya pelaku ekonomi itu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menyinggung destinasi wisata Lebak mendunia, kata dia, adalah wisata budaya masyarakat Badui, karena memiliki keunikan dengan mempertahankan tradisi budaya nenek moyang atau leluhur.

Begitu juga di lingkungan permukiman Badui Luar dan Badui Dalam dilarang menggunakan barang perabotan elektronika dan kendaraan juga masyarakat adat menolak infrastuktur jalan, jembatan dan penerangan listrik.

Selain itu Pantai Sawarna kini banyak dikunjungi wisatawan mancanegara untuk bermain Selancar karena panorama alamnya cukup bagus juga gelombangnya cukup tinggi karena berhadapan dengan Perairan Samudera Hindia.

Saat ini, kata dia, jumlah pengunjung wisatawan tahun 2020 tercatat sebanyak 206.143 orang terdiri dari wisatawan domestik dan mancanegara.

“Kami juga memperketat protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona, ” katanya. (Ant)