Fosil MA: Hamas dan Fatah Bersatu

Serang, Banten – Koordinator Presidium “Fosil MA” (Forum Silaturahmi Mathla’ul Anwar) KH Zainal Abidin Suja’i mengemukkan himbauan mengenai perlunya rekonsiliasi substantif antara Hamas dan Fatah serta sayap perjuangan Palestina lainnya demi keberhasilan membebaskan Palestina dari penjajahan Zionis Israel.

“Saya mengemukakan himbauan itu, langsung kepada Duta Besar Palestina untuk Indonesia Dr Zuhair Al-Shun yang kebetulan hadir di Serang atas undangan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten,” katanya kepada pers di Serang, Banten, Rabu (26/5/ 2021).

Dubes Palestina untuk Indonesia hadir di UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten dan menjelaskan mengenai situasi terakhir di Palestina pasca tercapainya gencatan senjata antara tentara Israel dan para pejuang Palestina yang dicapai atas mediasi Mesir pada 21 Mei 2021.

Pada kesempatan itu Dubes Zuhair juga menerima penyerahan donasi dari ASN Pemprov Banten sebesar lebih dari Rp540 juta dan bantuan pribadi dari Gubernur Banten Wahidin Halim sebesar Rp50 juta. Selain itu disebutkan adanya donasi dari masyarakat yang dikirimkan melalui relawan Indonesia yang ada di Gaza Palestina.

Dalam diskusi dengan Dubes Palestina untuk Indonesia, Koordinator Presidium Fosil MA juga mengharapkan agar rekonsiliasi antar pejuang Palestina itu bukan bersifat basa-basi, tapi rekonsiliasi yang substantif dan serius guna menghindari penyusupan yang bersifat kontra produktif terhadap keberhasilan perjuangan rakyat dan bangsa Palestina.

“Palestina harus bersatu dan solid, dan ini bersifat urgen dalam perjuangan bagi kemerdekaan Palestina dari penjajahan Zionis Israel,” kata Ketua MUI Provinsi Banten bidang Hubungan Luar Negeri tersebut ketika menjelaskan himbauan dan harapannya kepada Dubes Palestina dalam dialog dengan kalangan Civitas Akademika UIN SMH Banten itu.

Sementara itu Dubes Palestina untuk Indonesia Dr Zuhair Al-Shun dalam tanggapannya terhadap himbauan Koordinator Presidium Fosil MA menyatakan bahwa internal Palestina sampai saat ini tetap solid.

“Kami tetap solid, apalagi pada situasi sekarang ini. Kami saling bahu membahu dalam perjuangan. Bahwa ada informasi yang menganggap kami kurang harmonis, maka informasi seperti itu tidak lain adalah upaya untuk pelemahan perjuangan Palestina,” kata Dubes Zuhair. (Ant)