Tim Advokasi untuk Demokrasi Memberikan Bantuan Hukum Bagi Demonstran Tolak UU Omnibus Law

Foto massa aksi unjuk rasa (Source : Google)

Sahabat Rakyat Banten – Tim Advokasi untuk Demokrasi memberikan fasilitas pengaduan bagi demonstran yang membutuhkan bantuan hukum di sejumlah daerah.

Tim tersebut terdiri dari YLBHI, Kontras, LBH Masyarakat, LBH Jakarta, LBH Pers, LBH Muhammadiyah, LBH Asor, Amar Law Firm, Kasbi, Paralegal Jalanan, Walhi, Jatam, ICJR dan Elsam.

Perwakilan Tim Advokasi untuk Demokrasi dari LBH Jakarta, Aprillia L Tengker mengatakan, bahwa masyarakat dapat menghubungi langsung melalui telepon atau whatsapp. “Tinggal telepon atau Whatsapp kemudian kami meminta data, nama, asal organisasi, dan wilayah serta isi pengaduan apa, dan apa alat buktinya,” ujar Aprillia.

Masyarakat dapat menghubungi hotline di nomor 0818 8289 0066 atau 0587 7578 0410. Setelah pelapor memberikan data, Tim Advokasi untuk Demokrasi akan meneruskan laporan ke tim lapangan untuk ditindaklanjuti.

Sampai saat ini, beberapa laporan kebanyakan mencari rekan yang hilang saat melakukan aksi.
Menurut penuturan Koordinator Media Aliansi BEM SI, Andi Khiyarullah, aksi kali ini akan diikuti 5.000 mahasiswa dari 300 kampus di berbagai daerah termasuk Sumatera hingga Sulawesi. Mereka menuntut Presiden Joko Widodo mengeluarkan peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) untuk membatalkan RUU Cipta Kerja. (MN)