Presiden Terpilih AS, Joe Biden Diprediksi Menaikkan Perekonomian Negara

Biden
Joe Biden Presiden Terpilih AS / Foto : AFP (Mandel Ngan)

Sahabat Rakyat Banten – Joe Biden berhasil mengantongi 290 suara elektoral dari 538 suara keseluruhan negara bagian. Dengan begitu, dipastikan Biden dan Kamala Harris memenangkan kursi kepemimpinan di Negeri Paman Sam tersebut.

Mantan Wakil Presiden Barack Obama dua dekade itu diketahui telah 3 kali mencalonkan diri sebagai Presiden AS, yaitu pada 1987, 2008 dan terakhir 2020.

Dengan usia 78 tahun, Biden menjadi Presiden tertua dalam sejarah saat dilantik tahun depan. Begitupun Kalama Harris, ia akan menjadi wakil presiden perempuan pertama yang berkulit hitam.
Kemenangan Biden tentunya sangat berdampak pada peta perekonomian dunia. Dalam manifesto kebijakan ekonominya, Biden akan menaikkan berbagai macam pajak korporasi dan diprediksi naik 15%.

Sementara untuk belanja negara, Biden menjanjikan stimulus fiskal yang jauh lebih besar, sekitar 2,5 trilliun dollas AS dalam periode 2021-2024.

“Seperti diketahui bahwa perekonomian Amerika merupakan 30% dari perekonomian dunia. Maka ketika Amerika melakukan stimulus besar tentu dampaknya akan besar bagi seluruh dunia, termasuk Indonesia,” kata Managing Partner Grant Thornton Indonesia Johanna Gani di Jakarta, Minggu (8/11/2020).

Lembaga Riset Moody’s Analyctis dalam laporan terbarunya juga mengungkapkan bahwa perekonomian Amerika akan tumbuh lebih tinggi dengan terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden AS, kenaikannya sebesar 4,2%. (MN)