Pemuda Pandeglang Serukan Tolak Omnibuslaw

Aksi Penolakan Omnibuslaw di Pandeglang / Foto : Doc Pribadi Pemuda Labuan

Sahabat Rakyat Banten – Sejumlah pemuda Labuan mengatasnamakan Gerakan #LabuanMemanggil yang terdiri dari beberapa komunitas anak muda di Labuan menggelar aksi penolakan lewat kegiatan Beranda Aspirasi: Merayakan Kegagalan Negara yang digelar di Pantai Gorengan Caringin, Labuan, Pandeglang Minggu (11/10/20).

Aksi tersebut dilakukan untuk menolak disahkannya undang – undang Cipta Kerja Omnibus Law oleh DPR RI pada Senin 5 Oktober 2020.

Dalam kegiatan Beranda Aspirasi: Merayakan Kegagalan Negara tersebut para pemuda Labuan menampilkan kekecewaan terhadap keputusan disahkannya UU Omnibus Law dengan karya seni, diantaranya: teatrikal, musikalisasi puisi, pembacaan sajak, live art, music perform, dan tanda tangan penolakan oleh masyarakat di sekitar Pantai Gorengan Caringin.

Koordinator kegiatan Beranda Aspirasi: Merayakan Kegagalan Negara, Faiz Romzi menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah ruang aktualisasi bagi para pemuda Labuan sebagai suara penolakan mereka terhadap RUU Omnibus Law yang sudah menjadi UU.

“Rabu malam kemarin, kami para pemuda Labuan sempat berdiskusi mengenai isu nasional yang hangat. Akhirnya, disepakatilah untuk turut menyuarakan aspirasi teman – teman muda Labuan tapi tidak anarkistis,” katanya.

Romzi memahami bahwa aspirasi yang disuarakan pemuda Labuan harus disampaikan tapi dengan catatan penyampaian yang sesuai koridor hukum.

“Aksi teatrikal, live art, pembacaan sajak, music perform¸dan musikalisasi puisi yang dibawakan oleh teman – teman adalah bentuk ekspresi perlawanan dan penolakan kebijakan pemerintah yang dibajak oleh para oligark. Pesan dari setiap pertunjukan itu adalah tidak kuasanya negara melawan para pengusaha,” tuturnya.

Arsa, pengelola Pantai Gorengan Caringin mengapresiasi kegiatan anak muda Labuan dalam upaya menolak UU Omnibus Law.

“Kami fasilitasi tempat itu (pantai gorengan), jika dipergunakan dengan hal – hal yang baik. Kami sangat mendukung kegiatan dari anak – anak muda Labuan yang kreatif untuk menyampaikan pendapatnya,” ujar Arsa.

Kepolisian Sektor Labuan mengapresiasi bentuk aspirasi dari para pemuda Labuan. Sebab, disampaikan dengan bijak dan damai. (th)