Lurah Benda Baru Saidun Diduga Langgar Netralitas ASN

Netralitas ASN (Source : Google)

Sahabat Rakyat Banten – Lurah Benda Baru, Tangerang Selatan Saidun disinyalir melakukan ujaran bernada provokatif dan SARA dimasa kampanye Pilkada, pada Jumat (2/10/2020).

Berdasarkan informasi, Saidun mengirim pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp ke grup pengajian Ta’lim. Pesan tersebut berbunyi “Barang siapa yang memilih pemimpin nasrani, maka dia yang memilih tergolong dalam nasrani. Allahu Akbar,” tulis Saidun.

Sebagai Aparat Sipil Negara (ASN) aktif, Saidun dilarang ikut melakukan kampanye dan mempromosikan salah satu pasangan calon dalam Pilkada. Saidun telah melanggar Netralitas ASN dalam Undang-Undang ASN.

Sebagimana aturan terkait Netralitas ASN tertulis dalam surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPANRB) nomor B/71/M.SM.00.00/2017 terkait aturan yang mengatur Netralitas ASN.

Saidun melanggar Pasal 11 huruf C PP Nomor 42 Tahun 2004 yang berbunyi “Dalam hal etika terhadap diri sendiri PNS wajib menghindari konflik kepentingan pribadi, kelompok ataupun golongan. Maka PNS dilarang melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan salah satu calon atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis/berafiliasi dengan partai politik.”

Selain itu, Saidun juga melanggar Pasal 4 angka 12-15 PP 53 TAHUN 2010 tentang Disiplin PNS, yaitu PNS dilarang memberi dukungan atau melakukan kegiatan yang mengarah pada politik praktis pada kontestasi Pilkada/Pileg/Pilpres. (pfs)