SyafrudinT Tinjau Madrasah Yang Belum Miliki Tempat Belajar

Serang, – Walikota Serang, Syafrudin meninjau Madrasah Diniyyah Takmiliyah (MDT) Tarbiyatul Athfal di Kampung Manggerong, RT/RW 4/4, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang yang hingga saat ini belum memiliki tempat sehingga mereka belajar di teras rumah warga sekitar.

“Saya hari ini meninjau langsung Madrasah Diniyah yang memang belum punya tempat, artinya kegiatan belajarnya di halaman rumah, kemudian tidak punya kursi belajar. Yang semula memang tempatnya ada hanya dengan adanya pelebaran masjid ini jadi tempatnya dipergunakan untuk masjid,” kata Syafrudin kepada wartawan, Selasa.

Syafrudin mengatakan, untuk memudahkan proses pencairan dana hibah, dirinya menyarankan kepada pemilik MDT untuk segera membuat proposal pengajuan di tahun 2020 ini, sehingga di tahun 2021 mendatang bisa terealisasi pengangarannya.

“Jadi kedepan kami menganjurkan kepada pak ustad untuk membuat proposal pengajuan, sehingga nanti dari pemerintah daerah bisa membantu pembangunannya,” ujarnya.

Namun demikian Syafrudin menjelaskan, untuk besaran dana hibah yang akan dikucurkan belum bisa memastikan, yang terpenting pengajuan proposal harus segera masuk agar langsung dianggarkan.

“Besaranya nanti kita bicarakan, yang penting proposal harus segera masuk,” ujarnya.

Untuk sementara, lanjut Syafrudin, dirinya akan memfasilitasi kebutuhan belajar mengajarnya, seperti meja, papan tulis dan lainya. Sehingga anak-anak bisa nyaman belajarnya.

“Kemudian saat ini kami memberikan bantuan pribadi untuk membeli meja, dan papan tulis sebesar Rp5 juta,” paparnya.

Ia mengaku merasa sedih setelah melihat anak-anak belajar di lantai dengan fasilitas seadanya, bagaimanapun juga idealnya belajar itu harus memiliki ruang kelas.

“Saya melihat kegiatan belajar seperti ini sangat sedih, bagai manapun belajar itu harus ideal dan nyaman kecuali belajar ngaji bisa didalam masjid bisa juga di halaman rumah, tapi kalau sifatnya belajar madrasah diniyah maupun ibtidaiyah harus di fasilitasi yang lengkap,” pungkasnya.

Nanti setelah Perda Diniyyah diundangkan maka pendidikan Madrasah Diniyah di Kota Serang akan menjadi prioritas, sebab pendidikan diniyah ini penting bagi masyarakat.

“Insya Allah madrasah diniyah akan menjadi proritas untuk pendidikan di Kota Serang,” kata Syafrudin.

Sementara itu Pemilik MDT, Ustad Nasihin mengaku, sangat senang dan bersyukur atas kedatangan Walikota untuk bisa melihat langsung kondisi madrasahnya.

“Allhamdulilah saya sangat senang dengan kedatangan Pak Walikota. Bias melihat langsung ke sini, dan bertrimakasih atas bantuanya,” ujarnya.

Ia mengukapkan, bantuan yang diberikan Walikota Serang akan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk kebutuhan belajar mengajar murud-muridnya.

“Insya Allah kita akan pergunakan untuk kebutuhan belajar seperti papan tulis, meja belajar dan yang lain-lainya,” ungkapnya. (Ant)