SUKABUMI— Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Perwakilan Sukabumi resmi menetapkan Nyai Anjeli sebagai Ketua Terpilih periode 2026–2028 melalui Musyawarah Perwakilan VIII (MUPER VIII) yang digelar di Gedung KNPI Kabupaten Sukabumi, Minggu (18/10/2026).
Mengusung tema “Regenerasi Kepemimpinan Berintegritas: Menjaga Marwah, Menjawab Tantangan Era Disrupsi”, MUPER VIII menjadi momentum penting bagi KUMALA Perwakilan Sukabumi untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan arah gerakan ke depan, sekaligus menentukan estafet kepemimpinan yang baru.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran anggota, kader, kokolot, BPK PW Sukabumi, serta perwakilan ketua koordinator. Forum ini juga menandai berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2025–2026 di bawah kepemimpinan Kanda Iwan.
Dalam penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan pidato demisioner, Kanda Iwan menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh kader yang telah berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan organisasi, memperkuat konsolidasi, dan mempertahankan marwah KUMALA Perwakilan Sukabumi selama masa kepemimpinannya.
Menurutnya, MUPER VIII bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan bagian penting dari keberlanjutan perjuangan mahasiswa Lebak di tanah perantauan.
“MUPER VIII bukan sekadar rutinitas pergantian pimpinan, melainkan tonggak penting untuk merawat khittah perjuangan mahasiswa Lebak di tanah perantauan. Di tengah pesatnya dinamika era disrupsi, kepemimpinan baru harus hadir dengan gagasan yang progresif dan adaptif, tetapi tetap kokoh memegang teguh integritas serta nilai-nilai kedaerahan,” tegas Kanda Iwan.
Ia juga menegaskan bahwa KUMALA Perwakilan Sukabumi memiliki sejarah panjang dalam perjuangan mahasiswa Lebak yang harus terus dirawat dan dilanjutkan oleh setiap generasi kepemimpinan.
“Keluarga Mahasiswa Lebak Perwakilan Sukabumi adalah sejarah yang tidak akan pernah selesai,” tambahnya.
Nyai Anjeli Terpilih, Lahirkan Semangat Baru Kepemimpinan
Melalui proses musyawarah mufakat yang berlangsung demokratis dan penuh kekeluargaan, forum MUPER VIII secara resmi menetapkan dan mengesahkan Nyai Anjeli sebagai Ketua Terpilih KUMALA Perwakilan Sukabumi periode 2026–2028.
Penyerahan berkas dan dokumen organisasi dari Kanda Iwan kepada Nyai Anjeli menjadi simbol berakhirnya satu periode kepengurusan sekaligus dimulainya babak baru perjalanan organisasi.
Terpilihnya Nyai Anjeli juga menjadi catatan tersendiri dalam sejarah KUMALA Perwakilan Sukabumi. Kepemimpinan perempuan kembali mendapat kepercayaan untuk menahkodai organisasi, sekaligus menegaskan pentingnya ruang yang setara bagi kader perempuan dalam mengambil peran strategis, memimpin, dan mengabdi bagi organisasi.
Momentum ini diharapkan dapat memperkuat semangat inklusivitas serta mendorong lahirnya kepemimpinan yang berintegritas, progresif, dan mampu menjawab kebutuhan kader di tengah perkembangan zaman.
Usung Nilai “Nyentrik, Nyentang, Pelem”
Dalam sambutan perdananya, Nyai Anjeli menyampaikan komitmennya untuk membawa KUMALA Perwakilan Sukabumi ke arah gerakan organisasi yang lebih progresif dengan berlandaskan nilai “Nyentrik, Nyentang, Pelem.”
Nilai tersebut menjadi pijakan dalam membangun karakter gerakan organisasi yang berani menghadirkan gagasan berbeda, tegas dalam menyikapi ketidakadilan, serta mengedepankan pendekatan yang mampu menghasilkan perubahan nyata dan bermanfaat bagi masyarakat.
Semangat *nyentrik* dimaknai sebagai keberanian melahirkan gagasan kreatif dan inovatif. Sementara *nyentang* mencerminkan sikap kritis dan keberanian melawan ketidakadilan. Adapun *pelem* menjadi gambaran pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan dalam menjalankan gerakan organisasi.
Dengan semangat tersebut, Nyai Anjeli diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta mendorong KUMALA Perwakilan Sukabumi menjadi organisasi mahasiswa yang responsif terhadap persoalan sosial dan pembangunan daerah.
Perkuat Soliditas, Kontribusi untuk Kabupaten Lebak
Tuntasnya pelaksanaan MUPER VIII diharapkan menjadi titik awal bagi seluruh kader dan pengurus KUMALA Perwakilan Sukabumi untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga soliditas, serta memperkuat semangat kolektif dalam menjalankan roda organisasi.
Lebih dari itu, kepengurusan periode 2026–2028 diharapkan mampu melahirkan gagasan dan gerakan yang tidak hanya berdampak bagi mahasiswa di tanah perantauan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Lebak.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan organisasi tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memimpin, tetapi juga oleh komitmen seluruh kader dalam menjaga integritas, merawat nilai perjuangan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Tentang KUMALA Perwakilan Sukabumi
Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Perwakilan Sukabumi merupakan wadah silaturahmi, kaderisasi, dan perjuangan mahasiswa asal Kabupaten Lebak yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. (red/han)





