Lama Rusak, Warga Perbaiki Jalan Penghubung Cihideung-Ciseel, Desa Cikatomas

Lebak.Bantensahabatrakyat.com- Puluhan Warga memadati Jalan Cihideung – Ciseel. Warga tersebut merupakan masyarakat Kampung Cihideung dan Kampung Ciseel. Mereka berencana untuk membangun jalan tersebut dengan cara bergotong royong dan swadaya. Tanpa menunggu uluran tangan dari pemerintah. Jalan yang akan dibangun berkisar 200 meter untuk jalan penghubung Cihideung dan Ciseel serta 100 meter untuk jalan Cikeusik, Pada hari Sabtu 27 Febuari 2021.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Bos Sabda Alam, kang Yanto. Donatur sekaligus warga yang memimpin gotong royong. Beliau mengajukan proposal kepada perusahaan semen setempat agar dana CSR perusahaan diberikan kepada pembangunan jalan yang masih luput dari perhatian pemerintah. Lalu kang Yanto sendiri yang mengkoordinasikan kepada warga dan memimpin gotong royong. Disamping beliau pula lah yang memfasilitasi terkait kebutuhan lain untuk pembangunan jalan. Seperti pasir, akomodasi transportasi dan lainnya.

Dalam kesempatan itu Kang Yanto menyampaikan bahwa Pembangunan jalan ini diharapkan dapat sedikit membantu keresahan warga ketika melewati jalur Cihideung sampai Ciseel, mengingat jalurnya yang amat ekstrem dan berbahaya. Ditambah kondisi jalan yang rusak parah.

“Saya menekankan kepada warga untuk tidak selalu bergantung pada pemerintah, yang entah kapan pemerintah mendengarnya. Lebih baik kita turun tangan langsung, lakukan apapun yang bisa kita lakukan untuk merubah sesuatu hal kearah yang lebih baik”. Ujarnya

Selain itu, Abah Omik yang merupakan pimpinan kasepuhan Neglasari juga menyampaikan, Bahwa kita harus bersyukur masih ada orang baik serta dermawan dan tidak segan untuk membantu kita. Turun tangan langsung menyambangi warga, dan ikut serta bergotong royong untuk memperbaiki kerusakan jalan. Memberikan bantuan tanpa mengharap imbalan.

“Abah sih, berharap kang Yanto bisa menjadi pemimpin yang akan membawa perubahan. Ya minimal jalan jalan wae mah bagus jeung kaurus. Sukur sukur leuwih ti etamah”. Ucap Abah Omik.

Warga sangat antusias ketika bergotong royong, mereka berharap pembangunan ini segera selesai dan mereka bisa merasakan jalan yang benar benar layak untuk dilewati oleh manusia. Karena sejauh ini penampakan jalannya seperti sungai kering dan tidak manusiawi. Warga setempat amat berterimakasih kepada pihak-pihak yang sudah menghibahkan sebagian harta dan tenaganya untuk pembangunan jalan ini. Khususnya kang Yanto karena telah membantu baik secara materil maupun moril demi kelancaran pembangunan jalan ini.

Pembangunan ini juga diharapkan mampu memperlancar ekonomi masyarakat yang terdampak. Seperti petani yang mau menjual hasil panennya berupa kayu, padi, pisang dan lain-lain akan terbantu ketika akses menuju lokasi sudah layak dilewati kendaraan. Sehingga hal ini dapat membantu kelancaran ekonomi warga Desa. Selain itu juga merupakan akses utama menuju kasepuhan Neglasari dan wisata Curug Kanteh. Sehingga pembangunan ini mampu memperlancar roda ekonomi warga kedepannya. (Red)