DPRD: Virus COVID-19 Tidak Pengaruhi Stok pPangan di Lebak

Lebak, – Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Yayan Ridwan mengatakan penyebaran virus COVID-19 hingga kini tidak mempengaruhi stok pangan di daerah ini.

“Kami sudah melakukan pemantauan di sejumlah pasar tradisional, namun persediaan pangan di sini melimpah dan tidak dipengaruhi virus COVID-19 itu,” ujar Yayan saat dihubungi di Lebak, Minggu.

Selama ini, kebutuhan pangan di Kabupaten Lebak relatif aman dan terpenuhi, sehingga tidak menimbulkan kepanikan merebaknya wabah COVID-19.

Bahkan, daya beli masyarakat hingga kini tetap relatif stabil.

Sebab, penyebaran COVID-19 juga berdampak terhadap distribusi perekonomian, termasuk impor aneka makanan dan pangan.

Saat ini, bandara udara maupun pelabuhan kapal laut tidak menunda pengoperasian penerbangan maupun pelayaran untuk mencegah penyebaran virus COVID-19.

Karena itu, pihaknya mengkhawatirkan akan berdampak terhadap persedian pangan dan kebutuhan lainnya.

“Kami menjamin persediaan pangan di Lebak cukup dan tidak terpengaruh adanya wabah COVID-19 itu,” kata politisi PKS Lebak.

Ia mengemukakan, pihaknya juga mengapresiasi pemerintah daerah mewaspadai penyebaran virus mematikan itu.

Selama ini, beberapa perusahaan di Kabupaten Lebak memperkerjakan tenaga asing dari negara endemis COVID-19.

Mereka bekerja di perusahaan itu kebanyakan dari negara China dan Korea Selatan.

Bahkan, pemerintah daerah sudah memanggil manajemen perusahaan bersangkutan agar dilakukan pemeriksaan kesehatan kepada tenaga asing itu, karena dikhawatirkan teridentifikasi positif COVID-19.

Namun, pihak manajemen perusahaan sudah melakukan pemeriksaan kesehatan bahwa tenaga asing itu tidak ada yang terjangkit COVID-19 itu.

“Kami minta tetap perusahaan agar mengoptimalkan pemeriksaan kesehatan tenaga asing untuk pencegahan penyakit virus COVID-19 yang bisa mematikan tersebut,” katanya.

Plh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar mengatakan pihaknya menjamin persedian pangan cukup hingga enam bulan ke depan dan tidak terpengaruhi adanya wabah COVID-19.

“Kami minta masyarakat tetap tenang karena persedian pangan nasional melimpah dan surplus,” ujarnya.(Ant)