Bupati Serang Pastikan “Lomba Kampung Bersih” Digelar Setiap Tahun

Serang, Banten,  – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memastikan akan terus menggelar Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) setiap tahun sebagai upaya mengubah perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di masyarakat.

“LKBA ini akan terus dilakukan sampai masyarakat mau berubah prilakukanya tentang kebersihan,” katanya saat Roadshow Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Tahun 2020 di Pantai Florida, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Selasa.

LKBA tahun 2020 akan diikuti sebanyak 1.511 rukun warga (RW) yang tersebar di 326 desa di 29 kecamatan.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan acara yang sudah dilaksanakan sejak tahun lalu.

“Jadi semua harus semangat mengikuti lomba ini,” katanya.

Ia menjelaskan dalam setiap roadshow, Pemkab Serang menyiapkan berbagai pelayanan untuk masyarakat, di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, pembuatan KTP dan KK, perpustakaan keliling, dan pameran produk usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Kita juga bisa saling bertemu dengan sesama warga Kabupaten Serang, sebagai ajang silaturahmi,” ungkapnya.

Ia berharap jika ingin lomba kampung bersih dan aman terus dilaksanakan setiap tahun, maka perlu semangat partisipasi masyarakat.

“Dari 1511 RW wajib harus ikut LKBA, sebab selain agar sukses programnya juga akan berdampak bisa merubah secara perlahan prilaku hidup sehat. Ada hadiahnya juga sebesar Rp1 miliar, biar masyarakat semangat dahulu, dan dipaksa supaya menjadi terbiasa,” katanya.

Seperti biasa dalam sambutan lainnya Tatu juga mengenalkan para kepala OPD dan memaparkan programnya. Kemudian, mengajak masyarkat untuk memanfaatkan semua program di lingkungan Pemkab Serang.

“Ayo silahkan tanya, manfaatkan semua program-program pemda salah satu untuk pengentasan pengangguran, di Dinas Tenaga Kerja ada pelatihan-pelatihan perbengkelan, menjahit dan lainnya,” tuturnya.

LKBA yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB diawali dengan senam bersama Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, turut hadir para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan ribuan masyarakat dari berbagai kalangan. (Ant)