Lebak – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan harga mati dan harus dijaga guna mewujudkan kejayaan bangsa Indonesia dan pemuda dapat berperan aktif untuk mengisi pembangunan.
“Kita berharap pemuda berperan untuk kemajuan bangsa,” kata iti Octavia saat memperingati “Hari Sumpah Pemuda” ke 94 di Alun alun Multatuli Rangkasbitung Kabupaten Lebak,Jumat.
Pemerintah Kabupaten Lebak patut mengapresiasi para pemuda untuk menjaga dan melestarikan persatuan dan kesatuan dalam kerangka NKRI.
Dimana kehidupan di tengah masyarakat di daerah bumi “Multatuli” yang pluralisme, namun tetap damai, harmonis, aman dan saling toleransi, sehingga tidak pernah terjadi konflik horizontal antarwarga.
Bahkan,kehidupan di masyarakat saling berdampingan juga saling menghargai sesama anak bangsa.
“Ideologi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 45 dan NKRI menjadi roh untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Selama ini, sejarah pemuda di Tanah Air cukup besar untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang memiliki keanekaragaman perbedaan.
Keanekaragaman perbedaan itu tentu menjadikan kekuatan untuk mempersatukan bangsa.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan inspirasi bagi generasi untuk mengisi berbagai sektor pembangunan.
Apalagi, kata bupati,saat ini angka pengangguran cukup tinggi,sehingga dituntut pemuda ke depan dapat berperan aktif untuk berinovasi dalam menggerakkan roda perekonomian.
Dengan demikian, pemuda harus bersatu untuk membangun kejayaan bangsa dengan berkarya untuk menopang kemajuan bangsa menjadi lebih baik dan bisa merealisasikan kesejahteraan.
“Kami meyakini para pemuda sebagai generasi mampu membangkitkan perekonomian nasional melalui kerja keras untuk mencapai cita-citanya,” katanya.
Dalam peringatan Sumpah Pemuda di Kabupaten Lebak berjalan lancar di 28 kecamatan dan mereka cukup semangat untuk cinta Tanah Air atas perjuangan pemuda yang dapat mempersatukan.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda dihadiri oleh organisasi perangkat daerah (OPD),TNI,Polri, LSM, Ormas, organisasi kepemudaan hingga masyarakat. (Ant)





